Namun, gubernur yang biasa disapa Pakde Karwo ini menambahkan, yang terpenting tahapan Pilgub Jatim tetap berjalan hingga coblosan 29 Agustus 2013.
"Lah ini memang bukan bertarung antar calon. Tapi merebut hatinya masyarakat," kata Soekarwo kepada wartawan di sela acara Buka puasa bersama keluarga besar PWI Jawa Timur serta pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa, di gedung PWI Jatim, Jalan Taman Apsari, Jumat (2/8/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada keputusan yang dilakukan DKPP, kita hargai dan kita hormati itu. Yang penting biarkanlah semua tahapan berjalan dan coblosan tetap pada 29 Agustus 2013," ujarnya.
Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur ini mengimbau kepada semua siapa saja, untuk menghormati proses demokrasi di Jawa Timur, hingga coblosan benar-benar terlaksana.
"Saya mengimbau, yang tidak sependapat maupun yang sependapat, sudah lah. Biarkan proses ini berjalan dengan baik," jelasnya.
Pada Pilgub Jatim 2013 ini diikuti 4 pasangan calon yakni, nomor urut 1 Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa). Nomor urut 2, Eggi Sudjana-M Sihat. Nomor urut 3 Bambang DH-Said Abdullah dan nomor urut 4, Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja, pasangan yang baru diloloskan DKPP dan KPU RI ini.
(/)











































