Waspadai Surat Palsu Permintaan 'THR' dari Pencatut Polisi

Waspadai Surat Palsu Permintaan 'THR' dari Pencatut Polisi

Taufan Noor Ismailian - detikNews
Jumat, 02 Agu 2013 16:52 WIB
Waspadai Surat Palsu Permintaan THR dari Pencatut Polisi
Jakarta -

Beredar surat permintaan THR dari pihak-pihak yang mencatut nama polisi. Surat itu ditujukan pada para pengusaha. Dipastikan edaran itu palsu!

Salah satu surat yang beredar memiliki kop dari Pol Subsektor Muara Karang, Polsek Penjaringan, Jakarta Utara. Logo Polri disematkan di atas surat.

Badan surat itu bertuliskan:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sehubungan dengan datangnya hari Raya Idul Fitri 1434 H Tahun 2013. Maka dengan ini kami sampaikan kepada bapak/ibu pengusaha, khususnya warga Muara Karang, Kelurahan Pluit. Jumlah anggota Pol Subsektor Muara Karang ada 7 orang, masing-masing nama:

1. M Subhekan-- Iptu Kasubsektor
2. Edi Supriadi-- Aiptu
3. Suyadi-- Aiptu
4. Trihartanto-- Brigadir
5. R. Silain-- Brigadir
6. Sutrisno-- Banpol
7. Karyoto-- Banpol

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Penjaringan Kombes Afrizal menegaskan surat itu palsu. Dia sudah melakukan klarifikasi kepada anggotanya, dan tak ada yang mengetahui soal surat itu.

"Orang itu buat surat dan menjadikan kesempatan untuk menjatuhkan nama baik," tegas Afrizal saat ditemui di Polsek Penjaringan, Jakut, Jumat (2/8/2013).

Menurut Afrizal, nama petugas di surat itu salah. Lalu bahasanya pun tak mencerminkan surat polisi. "Nama Iptunya aja salah. Bukan Subhekan, tapi Subhan. Nggak ada yang buat itu, bahasanya aja ngawur," imbuhnya.

Karena itu, dia mengimbau agar masyarakat tak mempercayai bila ada surat seperti itu. Polisi tak pernah meminta THR pada pengusaha.

(mad/asy)


Berita Terkait