Kecelakaan Karambol Dua Bus dan Dua Motor di Semarang, 1 Tewas dan 16 Luka-luka

Kecelakaan Karambol Dua Bus dan Dua Motor di Semarang, 1 Tewas dan 16 Luka-luka

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 02 Agu 2013 12:01 WIB
Kecelakaan Karambol Dua Bus dan Dua Motor di Semarang, 1 Tewas dan 16 Luka-luka
Semarang, - Sebuah bus sarat penumpang yang mengalami rem blong, menabrak dua motor dan sebuah bus dari arah berlawanan di turunan Gombel, Semarang. Satu pengendara motor tewas sementara belasan orang lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00, Jumat (2/8/2013). Salah satu penumpang Santoso (50) mengatakan dia dan sekitar 25 warga Patran, Banyu Raden, Sleman berangkat dari Yogyakarta sekitar pukul 06.00 menuju daerah Pamularsih, Semarang untuk takziah. Ketika bus yang ditumpanginya di Jl Setyabudi tepatnya di turunan Gombel, tercium bau asap dari dalam bus AB 7231 AK itu.

"Saya mencium bau asap. Terus yang duduk di bagian depan mulai panik dan bilang rem blong," kata Santoso di lokasi kejadian, Jumat (2/8/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat itu bus yang dikendarai Imam Purnomo itu melaju cepat dan menabrak motor Yamaha Xeon H 3140 AGG yang dikendarai oleh seorang pria, kemudian bus menyerempet motor Honda Vario H 6490 AEG yang dikendarai pasangan suami istri.

"Saya tidak begitu lihat saat menabrak motor, tapi saya lihat dengan jelas ketika ada bus di depan kami," tandasnya.

Bus yang ditumpangi Santoso itu bermaksud menyelamatkan diri di jalur penyelamat, namun setelah menabrak dua motor, masih ada bus biru kosong bernopol H 1449 DA yang dikendarai sopir bernama Agus. Penumpang bus dari Yogyakarta itu pun mulai panik dan berteriak.

"Maksudnya mau belok ke jalur penyelamat, tapi bus di depan pelan-pelan akhirnya terabrak sampai bus itu terpelanting. Saya lihat detik-detiknya," ujar Santoso.

Kedua bus mengalami rusak parah namun tidak ada korban jiwa. Namun pengendara Yamaha Xeon, Nano warga Lamper Tengah III diketahui tewas karena tulang dipingganya menyembul keluar dan segera dilarikan ke RS Kariadi. Sementara korban luka dibawa ke RS Elizabeth, RS Banyumanik, dan RS Kariadi.

"Waktu saya bantu penumpang lain ke luar, saya lihat asap dari bus, semua makin panik," imbuhnya.

Sementara itu Kasat Lantas Polrestbes Semarang, AKBP Faizal mengatakan dugaan sementara bus dari yogyakarta mengalami patah kopling hingga menyebabkan rem tidak berfungsi.

"Info dari supirnya rem tidak berfungsi. Nanti akan ada saksi ahli dari Dishub," kara Faizal.

Dua supir bus saat ini dibawa ke Satlantas Polrestabes Semarang untuk dimintai keterangan. Sedangkan para penumpang dijemput oleh truk polisi untuk dibawa ke Pamularsih.

"Evakuasi ke Pamularsih. Nanti menunggu jemputan dari Yogyakarta. Info luka ringan ada 16 orang," tandasnya.

(asy/lh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini