Feri bercerita tentang pekerjaan yang sudah digelutinya selama 3 tahun itu. Pekerjaan yang kerap menjebol dinding kesabaran pria berumur 28 itu.
Bertugas di dekat halte TransJ Pejaten Warung Buncit, Jakarta Selatan, Feri kerap berhadapan dengan situasi yang menegangkan. Feri pernah ditabrak sampai dipukul oleh pengendara arogan yang memaksa masuk jalur khusus TransJ itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengemudinya langsung keluar dan memukul saya. Teman-teman langsung misahin, ya kita juga nggak balas mukul. Teman orang itu juga marah-marah," kata Feri kepada detikcom, Kamis (1/8/2013).
"Manusia kan punya kesabaran. Kami ngomong baik-baik dia nggak mau keluar," tambahnya.
Selain itu Feri juga terkadang mendapat caci maki dari para pemotor yang memaksa dibukakan palang pintu. Untuk mencegah kendaraan roda dua ini Feri mengaku kewalahan sebab jumlahnya yang terkadang mencapai ribuan.
"Motor sering kita dimaki-maki, minta dibukain palangnya sampai keluar nama-nama binatang. Kadang tidak dikasih mereka mengomel, itu sering," ucap pria yang memiliki satu anak ini.
(slm/gah)











































