Busway di Jakarta Tidak Efektif
Kamis, 28 Okt 2004 14:01 WIB
Jakarta - Karena banyak keterbatasan, penyelenggaran busway di Jakarta dinilai tidak efektif. Bahkan hingga sekarang malah menimbulkan kemacetan lalu lintas.Hal itu disampaikan FPG dalam pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rencana Pembangunan Tahunan Daerah (Repetada) tahun 2005 di Gedung DPRD DKI Jakarta jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat, Kamis (28/10/2004).Rapat dipimpin Ketua DPRD DKI Jakarta Ade Surapriatna. Seperti dituturkan Ade, 69 dari 75 anggota dewan hadir, 3 anggota bolos, 1 anggota sakit, dan 2 anggota umroh. Rapat turut dihadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo.Fraksi-fraksi menanggapi dana sebesar Rp 515 miliar yang dianggarkan untuk penyelesaian busway koridor II Pulo Gadung-Harmoni, dan koridor III Harmoni-Kalideres."Berdasarkan peneliti dari ahli busway yang dulu didatangkan ke Jakarta, penyelenggaraan busway di Jakarta tidak efektif, karena banyak keterbatasannya," kata anggota FPG Zaenuddin yang membacakan pandangan fraksinya.Bahkan sampai sekarang, lanjut dia, pengoperasian busway yang memonopoli satu jalur jalan secara mutlak telah menyebabkan kemacetan lalu lintas. Bila dilihat penggunanya, tidak mencerminkan mayoritas masyarakat DKI Jakarta, karena tarifnya yang relatif mahal."Apakah kondisi seperti ini memenuhi asas efisien, efektif, kompetitif dan terjangkau? Ataukah memang Pemprov DKI sudah tidak mampu mengendalikan penyelenggaraan bus kota," tukas Zaenuddin.Dia pun mempertanyakan kapan bisa diselenggarakan sistem transportasi yang bersifat massal dan murah. Sehingga ada baiknya Pemprov DKI mengutamakan pembangunan monorel sebagai angkutan penumpang massal.FPKS menyatakan keinginannya untuk melakukan konfirmasi tentang evaluasi program busway koridor I, menyangkut pemeliharaan pengadaan feeder. "Begitu juga dampak serta implikasinya terhadap penurunan kemacetan di Jakarta," kata anggota FPKS Igo Ilham yang membacakan pandangan fraksinya.Berbeda dengan FPG dan FPKS, pujian justru disampaikan Fraksi Kebangkitan Reformasi (FKR) dan FPAN atas pengadaan busway."Kami sangat mendukung dan mendorong untuk segera direalisasikan busway sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan," kata anggota FKR Mohammad Mansur Syaerozi saat membacakan pandangan fraksinya.Sedangkan anggota FPAN Thamrin dalam pembacaan pandangan fraksi, menyampaikan penghargaan kepada eksekutif atas penyelesaian proyek busway koridor I."Walaupun pada awalnya banyak masyarakat yang merasa terganggu dengan adanya jalur busway, karena menimbulkan kemacetan di sepanjang ruas jalan Sudirman," katanya.
(sss/)











































