Acara tersebbut berlangsung di ruang Balai Agung, Balaikota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (1/8/2013). Jokowi tampak mengenakan kemeja batik warna cokelat dan peci warna hitam.
Dalam sambutannya, mantan Wali Kota Solo ini meminta para ulama yang ada di Jakarta untuk menyebarkan syiar mengenai cinta lingkungan kepada masyarakat. Ulama dianggap mampu mengajak masyarakat untuk mempunyai rasa memiliki terhadap kotanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya sampah, Jokowi juga menyinggung soal taman yang banyak dijadikan sebagai tempat berdagang para pedagang kaki lima (PKL). Akibatnya, banyak tanaman yang menjadi rusak, taman pun tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
"Saya perintahkan untuk tanam tanaman jangan yang murah, tetapi agak mahal. Namun ternyata baru tiga hari sudah tidak ada. Ini hanya membiasakan kalau terus menerus dilakukan kampanye, akan baik," katanya.
Dalam acara itu, hadir Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Hamidan dan AM Fatwa. Acara berlangsung tertib, usai santap takjil, Jokowi dan para tamu undangan melaksanakan salat maghrib berjamaah di Balai Agung.
(jor/ndr)










































