Cegah Antraks, 11 Ribu Kambing di Bogor Divaksinasi
Kamis, 28 Okt 2004 12:02 WIB
Bogor - Untuk mencegah penyebaran virus antraks, sekitar 11 ribu kambing di Babakan Madang Bogor divaksinasi dengan antravet dan antravax.Vaksinasi dimulai sekitar pukul 11.00 WIB, Kamis (28/10/2004). Tindakan medis itu dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Babakan Bogor, yang dipimpin oleh Direktur Kesehatan Hewan drh Trisatya Putri Naipospos, bekerja sama dengan mahasiswa IPB."Ada sekitar 11.000 ekor kambing di daerah Babakan Bogor, belum termasuk sapi dan kerbau. Vaksin yang tersedia ada 78 ribu, sedangkan yang kita bawa 42 ribu vaksin," urai drh Trisatya.Tim Dinas Kesehatan yang berjumlah sekitar 10 orang mulai melakukan vaksinasi dengan mendatangi kandang-kandang hewan ternak milik warga. Mereka meminta peternak untuk memegang hewan ternaknya, kemudian tim menyuntikkan vaksin.Setiap peternak memiliki hewan ternak berupa kambing sekitar 5-7 ekor. Tindakan vaksinasi tersebut mengundang perhatian warga. Sekitar 30 warga menonton dan mengikuti tim saat melakukan vaksinasi, kebanyakan ibu-ibu dan anak-anak kecil.Sementara para peternak mengaku belum ada kesulitan menjual kambingnya. "Nggak ada kesulitan tuh. Masih lancar-lancar saja. Apalagi sudah disuntik. Semoga lancar-lancar terus, kalau nggak, bisa rugi kita," kata seorang peternak bernama Hasan.Virus antraks memakan 6 korban jiwa warga Desa Citaringgul, Babakan Padang, Bogor. Mereka terinfeksi virus mematikan tersebut setelah mengonsumsi sop jeroan kambing. Beberapa kambing yang diduga terjangkit virus antraks pun dibakar. Sedangkan kambing dan hewan ternak lain yang tidak terjangkit antraks diberi vaksinasi untuk mencegah penyebaran virus tersebut.
(sss/)











































