Ini Skenario Antisipasi Cuaca Buruk Saat Mudik Lewat Laut

Ini Skenario Antisipasi Cuaca Buruk Saat Mudik Lewat Laut

- detikNews
Kamis, 01 Agu 2013 16:36 WIB
Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubla Kemenhub) telah merancang beberapa skenario untuk menjaga keselamatan saat melakukan mudik dengan transportasi air. Skenario itu berupa imbauan cuaca, penempatan tim SAR hingga pada peletakan barang penumpang di kapal.

"Pertama tetap diimbau untuk kalau cuaca terlalu jelek tidak berangkat dulu. Tapi tentunya himbauan kepada navigatornya harus berhati-hati," ujar Dirjen Perhubungan Laut Bobby Mamahit di Kementerian Perhubungan Laut, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (1/7/2013).

Untuk pertolongan pada musibah kapal, Kemenhub telah menempatkan beberapa petugas SAR di jalur-jalur yang akan akan dilalui pemudik. Jalur-jalur tersebut diduga akan padat melayani penumpang seperti di wilayah Kalimantan-Semarang, lalu wilayah Riau yang menerima banyak kedatangan dari Johor, Malaysia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sama jalur yang dari Kalimantan-Sulawesi, Nunukan-Pare-pare itu juga padat jadi itulah antisipasinya," terangnya.

Para penumpang dan awak kapal juga diingatkan untuk selalu mengikat barang-barang agar tidak bergeser saat dihantam gelombang tinggi. Jika terjadi cuaca buuruk, maka akan diwajibkan untuk menunda keberangkatan kapal.

"Tahun lalu agak sedikit enak, tahun ini nih cuacanya cenderung tidak stabil," kata Bobby.

Diperkirakan puncak kepadatan akan dimulai H-7. Daerah-daerah yang akan dikena dampak cuaca buruk adalah daerah selatan Jawa, selatan NTT, dan Maluku Tenggara. "Cuaca itu kan data dari BMKG. Daerah Ketapang-Gilimanuk berpengaruh juga," ujarnya.

(/)


Berita Terkait