Pendukung Ba'asyir Beraksi di Solo

Pendukung Ba'asyir Beraksi di Solo

- detikNews
Kamis, 28 Okt 2004 11:53 WIB
Solo - Pendukung Abu Bakar Ba'asyir di Solo menggelar aksi solidaritas bersamaan dengan sidang perdana di Jakarta dalam kasus terorisme. Para pendukung Ba'asyir yang sebagian besar santri usia remaja tersebut berjanji akan terus menggelar aksi secara bergelombang hingga sang ustadz dibebaskan.Aksi di halaman Pengadilan Negri Solo, Kamis (28/10/2004), itu diikuti sekitar seratusan santri berseragam kaos santri pencinta alam. Koordinator aksi adalah Adi Basuki dan Sigit Hermawan dari Lajnah Pimpinan Daerah (LPD) MMI Solo. Mereka tiba di PN Solo sekitar pada pukul 10.00 WIB dengan berjalan kaki dari kawasan Ngruki dan berakhir pukul 10.50 WIB.Mereka sempat bersitegang dengan karyawan PN Solo ketika mendesak bendera Merah Putih di halaman PN diturunkan menjadi setengah tiang. Para petugas PN mengatakan tidak akan melakukannya tanpa perintah Ketua PN Solo. Sedangkan Ketua PN Solo Suroso sedang menerima tamu sehingga saat itu juga belum bisa ditemui.Kedua pihak tidak mencapai titik temu dan ujungnya terlihat seorang peserta aksi membentak-bentak seorang petugas PN. Puluhan peserta aksi lainnya, yang beberapa di antaranya terlihat membawa pentungan rotan, kemudian juga ikut mengerebuti si petugas itu. Beruntung puluhan petugas PN dan polisi yang tidak berseragam segera melerai sehingga ketegangan itu bisa dihentikan.Merasa tuntutannya tidak ada tanggapan, peserta aksi tidak juga menurunkan bendera Merah Putih menjadi setengah tiang. Namun mereka memasangkan sebuah bendera putih bertuliskan kalimat syahadat warna hitam yang mereka bawa. Bendera itu dipasang setengah tiang, atau berada di bawah bendera merah putih. Tak lebih dari seperempat jam dipasang, bendera itu mereka lepas kembali.Dalam tuntutannya, peserta aksi mengingatkan agar pemerintahan SBY tidak terjebak isu politik terorisme global sehingga penegakan hukum menjadi lemah dan pemerintah hanya menjadi agen perantara negara asing. Mereka juga meminta agar Kejaksaan dan Polri segera membersihkan aparatnya yang tunduk terhadap tekanan asing sehingga dinilai tega merekayasa kasus untuk Ba'asyir."Aksi ini baru permulaan. Kami akan terus melakukan aksi dengan jumlah massa yang semakin banyak hingga Ustadz Abu (Bakar Ba'asyir) dibebaskan. Kami juga akan terus mengirimkan massa ke Jakarta untuk memberikan dukungan di setiap persidangan beliau digelar," ujar Adi Basuki seraya menambahkan bahwa untuk persidangan hari ini dari Solo 66 orang berangkat ke Jakarta. (asy/)



Berita Terkait