Kasubbid Dokkes Polda Jateng AKBP Sumy Hastry mengatakan benturan keras di bagian kepala bukan penyebab kematian korban. Sedangkan bekas ikatan di tangan dan kaki korban didapat sebelum mereka dihabisi.
"Saat diikat kemudian dipukul itu masih hidup. Mungkin saat masih pingsan dimasukkan ke liang karena di saluran pernapasan ada butiran benda asing," kata Hastry di kantornya, RS Bhayangkara Semarang, Kamis (1/8/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak tahu apakah memang ada pelaku lain atau tidak, tapi lokasi pemukulan dan penguburan tidak sama," terangnya.
Di kebun Muhyaro, Dusun Petung, Desa Ngemplak, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, Sabtu (27/7) lalu ditemukan 3 jasad terkubur. Satu atas nama Yulanda Rifan dan dua lainnya diduga kuat Sunaryo dan Nurudin yang pergi dari rumah 22 bulan lalu. Jasad Yulanda utuh dan tampak belum lama dikuburkan, sedangkan dua jasad lainnya sudah membusuk.
(alg/trw)










































