Kapolda Metro Irjen Putut Isi Ramadan dengan Tarawih Bareng Keluarga

- detikNews
Kamis, 01 Agu 2013 15:19 WIB
istimewa
Jakarta - Bulan ramadan bulan beribadah, bulan kumpul bersama keluarga. Tak terkecuali bagi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno, di tengah kesibukannya, di bulan penuh berkah ini selalu menyempatkan salat tarawih bersama anak dan istrinya.

Dituturkan sang istri, Coreta Kapoyos, di bulan Ramadan ini, suaminya memiliki jadwal yang sangat padat. Namun, pada akhir pekan, perwira tinggi yang pernah menjabat sebagai Kapolda Banten ini selalu menyempatkan diri berkumpul dengan keluarganya untuk buka bersama.

"Kalau buka bersama di rumah biasanya Sabtu Minggu saja. Lanjut sholat Magrib dan Isya berjamaah terus tarawih bareng orang-orang rumah, patwal, sopir ajudan, dan perangkat rumah lainnya," ujar Coreta kepada detikcom, Rabu (31/7/2013).

Lain halnya saat suaminya itu menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat, pria kelahiran Tulungagung, Jawa Timur ini memiliki banyak kesempatan untuk beribadah di bulan puasa bersama seluruh anggota keluarganya.

"Kala dulu di Jabar sih tarawih bareng perangkat dan orang rumah tiap hari, tapi di Metro nggak bisa. Jadi Sabtu-Minggu saja tarawihnya sama orang-orang di rumah," jelas Coreta.

Di tengah kesibukannya sebagai Kapolda, Putut juga harus mengawal Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat melakukan dinas atau kunjungan di luar istana selaku kepala negara.

"Kan kegiatan bukber presiden banyak, biasanya bapak ngepam (melakukan pengamanan terhadap presiden-red)," ujar presenter senior TVRI itu.

Coreta menambahkan, selama bulan puasa, suaminya itu memiliki banyak agenda rapat dengan beberapa instansi lain. "Senin kemarin bapak bukber sama buruh. Kita suka samperin bapak ke kantor, kadang bukber di kantor," katanya.

Ibu tiga anak itu mengungkapkan, kegiatan ibadah lainnya yang dilakukan oleh alumnus Akpol 1984 itu sering kali diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim dengan mengundang pada acara open house.

"Tapi bapak nggak pernah bisa kan ke mana-mana, Jadi ya anak yatim yang ke rumah," imbuh wanita berparas cantik itu.

Dia juga bertutur, setiap Kamis malam di luar bulan Ramadan, biasanya rumahnya selalu diramaikan dengan kegiatan pengajian bersama anak-anak yatim. "Kalau pengajian itu rutin seminggu sekali," ujarnya.

Sebagai ibu Bhayangkari, Coreta juga memiliki kesibukan tersendiri. Wanita yang akrab disapa Eta itu selalu mengecek kelengkapan menu untuk suami tercintanya itu.

"Cuma kala menu bukber saya selalu cek, kita kirim makanan dari rumah ke kantor. Bapak itu kalau makan harus ada kuah-kuah gitu untuk bukber. Kalau untuk sahur, harus ada sayuran berwarna hijau," ucapnya.

Wanita bernama lengkap Coreta Louise Kapoyos ini juga memiliki agenda yang padat selama Ramadhan. Alumnus Universitas Sam Ratulangi ini memang dikenal sebagai wanita yang banyak melakukan kegiatan sosial.

"Sebelumnya menghadiri bazaar dan pasar murah buat anggota di Polda Metro, lalu kegiatan hari anak nasional. Sebelumnya lagi kita buat khitanan massal bekerja sama dengan beberapa organisasi perempuan," ujarnya.

Belum lagi agenda yang tengah menantinya, seperti kunjungan ke panti werdha dan kegiatan santunan bagi anak-anak yatim. Wanita yang juga menjadi salah satu tenaga pengajar di sekolah kepribadian John Robert Powers ini dikenal tidak bisa diam. Bahkan dalam satu hari saja, Komisaris Utama PT Viseta Global Utama itu bisa menghadiri 4 agenda di luar rumahnya.

"Saya kemarin dari pagi 4 acara mulai tadarusan dan pemberian santunan anak yatim dan lansia di Bhayangkari, lanjut acara di Hotel Borobudur, lanjut bukber di dua tempat," pungkasnya.

(mei/ndr)