Sandera Akan Dibunuh, Koizumi Bersikeras Soal Pasukan
Kamis, 28 Okt 2004 11:20 WIB
Jakarta - Pemerintah Jepang terus mengupayakan pembebasan warganya yang disandera di Irak. Pejabat tinggi Jepang hari ini tiba di Amman, Yordania untuk menyelesaikan krisis penyanderaan tersebut.Kedatangan Wakil Menlu Senior Jepang Shuzen Tanigawa di Yordania itu bertepatan dengan kurang dari 24 jam sebelum berakhirnya tenggat waktu yang ditetapkan para penculik. Mereka mengancam akan memenggal sanderanya jika pasukan Jepang tidak ditarik mundur dari Irak.Kelompok bersenjata Irak dalam rekaman video yang diposting di Internet, Rabu (27/10/2004) kemarin, menyatakan bahwa mereka akan memenggal Shosei Koda (24) dalam waktu 48 jam, jika pemerintah Jepang tidak memenuhi tuntutan mereka.Namun Perdana Menteri (PM) Jepang Junichiro Koizumi bersikeras bahwa pasukan akan tetap berada di Irak. Keputusan Koizumi ini mendapat dukungan dari media-media Jepang."Ini kejahatan kejam yang dimaksudkan untuk menghalangi demokratisasi dan rekonstruksi Irak," demikian harian konservatif Jepang, Yomiuri Shimbun dalam editorialnya seperti dilansir Reuters, Kamis (28/10/2004). "Adalah prinsip komunitas internasional untuk tidak tunduk pada ancaman-ancaman teroris, jadi wajar bahwa PM dengan cepat menyatakan sikap tegasnya," imbuh surat kabar besar tersebut. Media-media liberal negeri Sakura itu juga mengutarakan pandangan yang sama.Kepada wartawan di Amman, Tanigawa mengatakan bahwa sejauh ini belum ada kontak dengan para penculik. Dia akan meminta negara-negara tetangga Irak untuk membantu menyelesaikan masalah ini. "Saya akan mengumpulkan dan menganalisa sebanyak mungkin informasi dan mengerahkan segala upaya untuk membebaskannya," tegas Tanigawa.Beberapa bulan lalu, tepatnya pada April, lima warga sipil Jepang juga diculik dan disandera di Irak. Penculik waktu itu mengancam akan membunuh tiga orang dari mereka jika pasukan Jepang tidak mundur dari negeri bekas rezim Saddam Hussein itu. Namun kelima sandera itu kemudian dibebaskan.
(ita/)











































