Simpatisan Ba'asyir Ngamuk, Dua Polisi Kena Pukul
Kamis, 28 Okt 2004 11:19 WIB
Jakarta - Seorang pengunjung sidang yang diduga simpatisan Abu Bakar Ba'asyir mengamuk dan memukul dua orang polisi yang memeriksanya. Orang yang diduga stres itu kemudian diamankan oleh aparat kepolisian.Insiden ini terjadi sekitar pukul 10.40 WIB, Kamis (28/10/2004). Saat itu pria yang berusia 30-an tahun itu hendak masuk ke ruang persidangan Ba'asyir di Auditorium Departemen Pertanian, Ragunan Jakarta Selatan.Namun, saat diperiksa dengan alat detektor oleh aparat kepolisian yang berjaga di pintu masuk, pria yang memakai peci haji berwarna kuning, celana panjang hingga atas mata kaki berwarna coklat, kemeja coklat dan rompi abu-abu itu tiba-tiba mengamuk.Pria berjenggot ini mengayunkan tangannya dan memukul dua polisi yang memeriksanya, Baratu Imam S dan Baraka Didik dari Den A Brimob Kompi IV Polres Jakarta Selatan. Kedua polisi itu tidak sempat mengelak dan kena bogem mentah di bagian wajahnya.Puluhan polisi langsung mengerubut dan mengamankan pria tersebut. Tapi yang bersangkutan terus berontak dengan hebatnya sambil berteriak, "Allahu Akbar, Allahu Akbar."Dengan paksa pria itu kemudian digelandang ke mobil polisi, dan kemudian dibawa ke kantor polisi untuk diamankan. Saat sedang digelandang menuju mobil polisi itu pria tersebut sempat menendang seorang kameramen yang sedang mengambil gambar.Menurut pengamatan detikcom di lokasi, orang tersebut sudah berada di tempat persidangan Ba'asyir sejak pagi. Entah apa sebabnya, ia terlihat kesal dan sering berbicara sendiri. Beberapa pengunjung sidang juga menyatakan sering melihat pria itu kurang waras. Ia sering berbicara sendiri dan tidak jelas apa yang dikatakannya.Sebelumnya, pada persidangan kasus lain Ba'asyir di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang digelar di Badang Meteorologi dan Geofisika (BMG), Kemayoran, Jakarta Pusat, juga ada pria stres yang mengamuk. Belum jelas, apakah orang yang sama yang kini mengamuk.
(gtp/)











































