"Kita sudah meminta maaf. Dan masalah pun sudah selesai," uajr Agus saat dihubungi detikcom, Kamis (1/8/2013).
Agus mengatakan, pihaknya saat itu juga langsung mengurus penjadwalan ulang terhadap penumpang tuna netra tersebut agar bisa terbang menuju Surabaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia berangkat sendiri, jadi langsung kita urus dan kemarin sudah berangkat pada penerbangan berikutnya," ujar Agus.
Agus mengatakan, pihak Sriwijaya air menolak jika dikatakan melanggar undang-undang no.1 Tahun 2009 tentang peraturan penerbangan. Menurutnya, pihak tidak sama sekali menolak untuk menerbangkan penyandang tuna netra tersebut.
"Kan kita langsung tindak, jadi kita tidak melanggar. Lain hal kalau kita benar-benar menolak," imbuh Agus.
(spt/ndr)










































