Mappiasse (60), Warga Kecamatan Tempe ini tewas tercebur ke sungai saat sedang membersihkan dinding rumahnya.
Nyawa Mappiasse tidak tertolong lagi setelah warga mengangkatnya dari sungai dengan kondisi tubuh memutih. Meski warga terus berusaha memberikan nafas bantuan oleh namun kakek yang diketahui memiliki penyakit ayan ini sudah tidak bernyawa lagi.
"Warga setempat berhasil menolong kakek ini saat kejadian. Namun nyawanya sudah tidak bisa diselamatkan lagi. Pemeriksaan sementara dari pihak kami pun tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan dijasad korban", papar Kepala Polisi Sektor (Polsek) Tempe AKP Sutarno.
Sutarno memaparkan Mappiasse jatuh ke air saat sementara membersihkan dinding bagian luar rumah panggung kerabatnya. Kuat dugaan saat membersihkan dinding penyakit yang diderita Mappiasse kambuh dan kaku. Tak bisa bergerak lagi membuat Mappiasse tercebur ke dalam air. Meski air terbilang sudah surut hanya sedalam setengah meter namun karena lamanya jasad korban ditemukan membuat nyawa kakek ini tak tertolong lagi.
(rvk/rvk)











































