ES Disebut BIN Ingin Timbulkan Ketegangan Negara G-20

ES Disebut BIN Ingin Timbulkan Ketegangan Negara G-20

- detikNews
Rabu, 31 Jul 2013 21:15 WIB
ES Disebut BIN Ingin Timbulkan Ketegangan Negara G-20
Jakarta - Badan Intelijen Negara (BIN) menyebut isu penyadapan presiden Susilo Bambang Yudhono (SBY) di KTT Negara G-20 London, sebagai upaya menimbulkan ketegangan antara negara. ES ditengarai BIN, melakukan penyadapan yang terjadi tahun 2009.

"Dia (ES pelaku penyadapan-red) mengoptimalkan berbagai cara untuk menimbulkan ketegangan antar negara G20 dengan cara menyampaikan ini penyadapan," ujar Kepala BIN Marciano Norman, usai penandatanganan MOU dengan BNN, di Jalan MT Haryono No 11, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (31/7/2013).

Meski telah mengetahui pelaku penyadapan SBY di KTT G-20 London. Pihaknya tidak langsung percaya kebenaran informasi tersebut. BIN juga mempertanyakan pengamanan yang diberikan negara penylenggara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita ambil langkah-langkah mengecek kebenaran informasi itu, Itu harus dilakukan," ujarnya.

Seperti disampaikan di pertemuan sebelumnya, Marciano mengatakan kepala negara atau kepala pemerintah harus dilindungi ke rahasiannya. Menurutnya negara tamu berkewajiban melakukan pengamanan kegiatan negara.

"Negara tamu punya kewajiban melakukan pengamanan kegiatan, pengaman segala info yang berkaitan dgn keamanan pejabat itu," imbuhnya.

Marciano, menjelaskan sebagai institusi intelejen, seharus saling menghormati kode etik profesi intelijen. Agar peristiwa di KTT G-20 tidak terulang kembali.

"Ini harus kita pegang bersama, dan saya harapkan dengan saling hormati dan memegang kode etik. Hal-hal serupa tidak akan pernah terjadi. Walaupun kebenaran akan informasi itu perlu pendalaman lebih lanjut," tandasnya.

(edo/rvk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads