\'Anak Jenderal\' Terobos Busway, Febri Akan Ditilang

ADVERTISEMENT

'Anak Jenderal' Terobos Busway, Febri Akan Ditilang

- detikNews
Rabu, 31 Jul 2013 13:49 WIB
Jakarta - Kepolisian memastikan akan memberikan sanksi kepada Febri Suhartoni (18) penerobos busway yang mengaku sebagai anak Kapolri. Febri dinilai hanya melakukan pelanggaran lalu lintas.

"Nanti kita koordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, paling nanti ditilang saja," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (31/7/2013).

Rikwanto mengatakan, pihaknya akan mencoba memeriksa Febri usai menjalani semester pendek (SP) ini, terkait pelanggaran lalu lintas, juga pencatutan nama Kapolri Jenderal Timur Pradopo.

"Setelah dia selesai SP akan dibicarakan terkait pelanggar apakah terkait tilang, apakah ada yang lain. Tapi setidaknya dia tahu itu salah," ujar Rikwanto.

Rikwanto menjelaskan, setelah tersebar kabar adanya penerobos busway yang mengaku sebagai anak Jenderal Timur Pradopo, pihaknya langsung melakukan pengecekan terhadap identitas mobil Honda Jazz B 1011 UKF itu.

"Kemudian kita dapatkan alamat pemilik mobil itu ada di Sunter, namanya Herman Gunawan," ujar Rikwanto.

Polisi pun lalu mengejar ke alamat Herman yang tertera pada registrasi dan identifikasi mobil tersebut. Setibanya di Sunter, polisi mengetahui bahwa Herman sudah berpindah alamat.

Polisi pun mencari tahu keberadaan Herman. Dan setelah didapat, polisi langsung melakukan pengecekan terhadap Herman. Berdasarkan keterangan Herman, rupanya mobil tersebut telah dijual kepada Devi Suhartoni.

"Kemudian kita komunikasi dengan Pak Devi ini dan direspons dengan baik, beliau menyatakan akan datang ke Polda Metro Jaya untuk mengklarifikasi terkait ini," ucap Rikwanto.

Peristiwa penerobosan busway itu terjadi pada Selasa (30/7) siang kemarin di halte Galur. Saat itu, Febri memaksa petugas bus TransJ untuk membuka portal. Sambil menunjukkan kartu nama Kapolri Jenderal Timur Pradopo yang masih aktif, Febri mengaku sebagai anak jenderal tersebut.

(mei/ndr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT