LP3ES: Ghost Voters Muncul di Jateng dan Sumut

LP3ES: Ghost Voters Muncul di Jateng dan Sumut

- detikNews
Selasa, 30 Jul 2013 21:54 WIB
Jakarta - Lembaga Penelitian, Pendidikan, Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) memeriksa Data Pemilih Sementara (DPS). Pemeriksaan ini dilakukan dalam bentuk survei dan LP3ES menemukan ghost voters di Sumatera Utara dan Jawa Tengah.

Ghost voters yang dimaksud bukanlah hantu yang terdaftar sebagai pemilih dalam Pemilu 2014, melainkan nama pemilih yang tidak ada pemiliknya atau tidak sesuai informasinya. Ghost voters ditemukan sebesar 11 persen di Sumatera Utara (Sumut) dan 10 persen di Jawa Tengah (Jateng).

"Potensi ghost voters di provinsi Jateng sebesar 10 persen. Di Sumut sebesar 11 persen," kata Direktur LP3ES Kurniawan Zein dalam pemaparan Asesmen Daftar Pemilih (ADP) di Hotel Le Meridien, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (30/7/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Kurniawan, potensi ghost voters tersebut dapat menjadi permasalahan ketika ditemukan adanya kecurangan dalam Pemilu 2014. Ghost voters berpotensi menjadi dasar untuk menuntut hasil Pemilu ke Mahkamah Konstitusi.

"Untuk varian sudah tidak tinggal di alamat asal, di Sumut terdapat 78,8 persen dan di Jateng 62,7 persen. Kemudian, untuk alamat tidak jelas, di Sumut ada 7,5 persen dan di Jateng ada 19,4 persen," ujar Kurniawan.

Varian yang menyebutkan tidak adanya orang di alamat yang tertera, di Sumut 13,4 persen dan di Jateng 6,3 persen. Selanjutnya, untuk varian nama tidak dikenal, di Sumut 4,5 persen dan di Jateng 5 persen. Varian DPS yang sudah meninggal hanya ada di Sumut yaitu 2,6 persen.

Penelitian ini dilaksanakan oleh LP3ES pada masa pengumuman DPS di Sumatra Utara dan Jawa Tengah pada 11 Juli 2013 sampai 17 Juli 2013. Penelitian dengan cara mencocokan data pemilih dilakukan dengan mewawancarai 1.840 responden di 115 desa di Sumatra Utara dan 1872 responden di 117 desa di Jawa Tengah. Error sampling dalam survei ini mencapai 3,5 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

(dnu/vid)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads