Masyarakat Masih Rentan dengan Masalah Persatuan
Kamis, 28 Okt 2004 00:01 WIB
Jakarta - Direktur Eksekutif Forum Silaturahmi Anak Bangsa (FSAB) Suryo Susilo mengatakan konflik di Aceh, Papua, Ambon, Poso dan Mamasa menunjukkan masyarakat masih rentan terhadap masalah persatuan, perbedaan agama suku dan ras. "Kalau kita mengenang 28 Oktober 1928, sumpah yang dihasilkan generasi muda saat itu telah memotivasi dan memberi kekuatan yang dahsyat untuk menciptakan rasa persatuan, tidak hanya pemudanya melainkan juga segenap rakyat Indonesia," ujarnya dalam konpers di Hotel Cipta, KH Wahid Hasyim, Jakarta, Rabu (27/10/2004). FSAB mengimbau agar mewaspadai hal-hal sederhana yang dapat menjadi bibit pencetus konflik vertikal maupun horisontal. Selain itu, FSAB juga menyerukan agar masyarakat merevitalisasi semangat dan nilai-nilai Sumah Pemuda. "Untuk itu, FSAB mengajak segenap bangsa untuk memperjuangkan dan menghapus segala bentuk peraturan maupun perlakuan diskriminastif dan menghormati HAM," katanya.
(rif/)











































