"Dunia harus mengembalikan Mesir pada prinsip demokratis," ucap Ketua MUI Bidang Kerukunan Antar Umat Beragama, Slamet Effendy Yusuf di Gedung MUI Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (30/7/2013).
Slamet mengatakan, keadaan yang terjadi di Mesir saat ini sulit dicarikan solusinya jika masih tetap seperti itu. Mesir harus dikembalikan ke masa demokrasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya sangat wajar jika mantan Presiden Morsi tidak dapat memuaskan semua kalangan. Sebab Morsi tidak memiliki latar belakang pemerintahan.
"Morsi tentu tidak bisa jadi tukang sulap," kata Slamet.
Ia mengatakan, kudeta merupakan cara yang paling tidak beradab untuk menurunkan presiden. "Dunia harus menolak setiap kali ada pencopotan kepala negara dengan cara kudeta," ucap Slamet.
Pihaknya mendorong pemerintah RI untuk mendesak negara internasional agar menyikapi konflik Mesir dengan adil. MUI juga mendorong ormas Islam Indonesia yang melayangkan surat desakan ke Organisasi Konferensi Islam (OKI) serta Dewan Keamanan PBB dan negara Liga Arab terkait penyelesaian konflik Mesir ini.
"Kita dukung apa yang mereka lakukan. Karena mereka kan juga bagian dari MUI," tandasnya.
(kff/gah)











































