Acara tersebut bertajuk The Islam and Confucion Summit (ICS) 2013.
"Acara ini akan dilaksanakan selama 3 hari yaitu pada tanggal 23-25 Agustus 2013," ujar Ketua Penyelengara ICS 2013, Slamet Effendy Yusuf di Gedung MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (30/7/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di akhir sesi akan menghasilkan naskah pesan dari Jakarta untuk perdamaian dunia," ujar Ketua MUI Bidang Kerukunan Antar Umat Beragama ini.
Pesan tersebut berisi rekomendasi penting untuk meningkatkan keharmonisan hubungan antar umat beragama di dunia.
"Dalam sejarahnya hampir tidak pernah ada keretakan hubungan antara Islam dan Konghucu," ucapnya.
ICS 2013 ini ditargetkan akan dihadiri oleh 200 orang dari berbagai kalangan. Seperti peneliti, pendidik, cendekiawan, anggota komunitas baik. Selain dari dalam negeri, acara ini juga akan dihadiri oleh perwakilan dari luar negeri seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Thailand, Vietnam, Korea Selatan, dan lain-lain.
"Kita juga undang narasumber dari berbagai kalangan," katanya.
Narasumber tersebut antara lain Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsuddin, Ketua Umum NU Said Aqil Siradj, Ketua MUI Ma'ruf Amin, Dewan Rohaniwan Matakin Oesman Arief dan sebagainya.
"Kita akan memberikan sumbangan kepada dunia bagaimana Konghucu dan Islam hidup berdampingan dalam damai," terang dia.
(nik/nwk)











































