Menkes Siti Fadilah Bantah Melakukan Plagiarisme
Rabu, 27 Okt 2004 22:30 WIB
Jakarta -
Menteri Kesehatan (menkes) Siti Fadilah Sapari membantah keras bahwa dirinya melakukan plagiarisme dalam penelitiannya. Menurut menkes, dirinya menggunakan James W Anderson sebagai referensi. Fadilah ditemui detikcom, usai acara Buka Bersama di Hotel Mandarin Oriental, Jl. Sudirman, Jakarta, Rabu (27/10/2004). Awalnya, Fadillah terkejut ketika ditanya soal isu plagiarisme itu. Namun, selama wawancara Fadilah berbicara dengan lancar meski sesekali dengan nada tinggi. Berikut petikan wawancara dengan Fadilah: Bagaimana tentang isu plagiarisme yang dituduhkan kepada ibu?Itu adalah suatu tuduhan yang tidak betul. Paper itu itu tidak pernahdipublis oleh James W Anderson yang juga meneliti tentang Serat Vegeta.Saya menggunakan Anderson sebagai referensi dan saya mencantumkan nama dia. Saya memang menggunakan kalimat dari Anderson. Tapi saya menyebutkan ini adalah kutipan dari Anderson.Apa betul perbedaan penelitian anda dengan Anderson hanya pada jumlah sampel saja?Itu adalah penelitian saya murni dan hasilnya sangat berbeda dengan yangditeliti oleh Anderson. Makanannya saja berbeda, populasinya juga berbeda. Jadi itu sangat tidak betul.93 persen mirip dengan Anderson?Bukannya mirip. Ya memang penelitian dia begitu dan hanya metode dia yangsaya gunakan. Uraian tentang penelitiannya juga berbeda. Misalkan serat itu dapat menurunkan kolesterol dengan cara a, b, c, d. Dan a, b, c, d ini adareferensinya dan bukan plagiat. Saya bukan plagiat, tapi merujuk. Kalimatnya memang sama dan itu memang saya gunakan, tapi saya sertakan sebagai kutipan.Pengaruhnya terhadap posisi anda di kabinet?Ini tak ada hubungannya dengan kabinet dan semua sudah tahu mengenai permasalahan ini. Untuk kabinet, dokter saja sebenarnya sudah cukup dan tidak perlu sampai profesor. Kalau orang plagiator tidak bisa jadi profesor. Tapi bukan profesor bisa jadi menteri. Mungkin saya tidak bisa jadi profesor, kalau memang itu plagiat betul. Tapi saya tetap bisa jadi menteri.Ada tuntutan supaya anda mundur karena plagiarisme melanggar UU?Kalau kesal saya akan tuntut balik (orang yang menyebarkan berita itu). Tapi ya nanti akan ramai. Tidak usahlah biar akan dihukum oleh Tuhan sendiri. Itu tak ada hubunganya dengan politik. Itu adalah kompetitor saya di bagian Kardiologi.Di bagian jantung, banyak sekali yang sentimen dengan saya karena satu-satunya wanita. Satu grup itu sebanyak 7 orang semuanya laki-laki. Saya tahu siapa narasumber ini dan inisialnya pun saya tahu. Siapa yang nelepon ke stafnya Pak Jusuf Kalla (soal plagiat itu) pun saya tahu.Sebenarnya orangnya sudah minta maaf sama saya 4 hari yang lalu. Kamu dapat informasi kapan? (dijawab detikcom," Hari ini."). Fadilah tampak bingung, terdiam sejenak. Ya sudahlah. Untuk pernyataan resmi, besok akan ada statement. Klarifikasi berupa surat pernyataan dari Dewan Guru Besar UI. Saya sebenarnya diundang untuk rapat besok. Tapi saya besok ada rapat kabinet.
(rif/)










































