SBY Masih Menginginkan Tarto Sebagai Panglima TNI
Rabu, 27 Okt 2004 18:09 WIB
Jakarta -
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih menginginkan Jenderal Endriartono Sutarto sebagai Panglima TNI. Untuk itu, presiden telah mengajukan surat penarikan surat Presiden Megawati tentang penguduran diri Tarto ke DPR. "Terkait dengan surat Presiden SBY yang mencabut surat presiden yang lalu tentang pengunduran diri TNI, kalau memang negara masih menginginkan Jenderal Endriartono menjalankan tugas sebagai Panglima TNI dirinya tidak bisa membantah walau sudah mengajukan surat permohonan sebelumnya ke presiden," ujar Kapuspen TNI Mayjen Sjafrie Sjamsoeddin kepada wartawan di Jakarta, Rabu (27/10/2004). Dikatakan Sjafrie, sebelumnya telah ada komunikasi intensif antara Presiden SBY dengan Panglima TNI, begitu juga presiden dengan DPR. Komunikasi ini merupakan rangkaian pertemuan antara panglima TNI dengan Presiden SBY, Jumat, pekan lalu. Panglima TNI, lanjut dia, telah menyampaikan hasil pertemuan itu kepada ketiga kepala staf angkatan dalam rapat polhukam, Selasa lalu. Intinya, Panglima TNI mengatakan presiden SBY masih menginginkan dirinya menjalankan tugas yang diemban selama ini sebagai Panglima TNI.Menurut Sjafrie, Jenderal Endriartono menekankan dirinya tidak bersikukuh atas pengajuan pergantian jabatan Panglima TNI. Karena pada dasarnya, pengajuan tersebut merupakan permohonan usulan pergantian jabatan penglima dan bukan pengunduran diri. Hal itu, kata Sjafrie, berkaitan dengan regenerasi di tubuh TNI dan usia Tarto yang sudah masuk masa pensiun dan sudah diperpanjang 2 kali. Pengajuan perohonan tersebut oleh Presiden Megawati telah disampaikan kepada DPR. Hingga kini, surat yang diajukan Mega sedang dalam pembahasan DPR.
(rif/)










































