"Apakah waktu itu terdakwa sibuk menelepon?" tanya ketua majelis Hakim, Gusrizal, di pengadilan tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (29/7/2013).
"Ya, ya, ya," jawab Maria.
Maria mengatakan, pada pertemuan itu yang pertama datang adalah Elda Devianne, kemudian Ahmad Fathanah, lalu terakhir adalah Luthfi Hasan.
"Waktu itu dikatakan, Elda suruh saya menerangkan kenapa harga daging mahal," kata Maria,
Pertemuan itu terjadi November 2012. Maria mengatakan dia mau menjelaskan kenapa dia berani menjelaskan daging mahal karena dia pernah menjadi pendiri Asosiasi Pengusaha Importir Daging Indonesia (Aspidi).
Maria Elisabeth Liman hari ini menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap impor daging dengan terdakwa Luthfi Hasan Ishaaq (LHI). Selain maria ada tiga saksi lainnya yang ditanyai secara bersamaan, yaitu dari swasta Yohannes Baskoro, serta pegawai PT Indoguna Melani Mulya dan Lina Marlina.
(rna/mad)











































