Menkes: Penduduk Indonesia Terancam Penyakit Osteoporosis
Rabu, 27 Okt 2004 16:41 WIB
Jakarta -
Menteri Kesehatan Siti Fadhilah Supari menyatakan penduduk Indonesia memiliki kecenderungan terancam osteoporosis enam kali lebih tinggi dari Belanda. Penyakit ini dicirikan dengan nyeri pada tulang dan patah tulang mendadak.Menurut menkes, penyakit osteoporosis atau pengeroposan tulang ini biasanya menyerang orang pada usia 60-an tahun dengan tingkat kecenderungan lebih tinggi pada wanita.Menkes, jumpa pers menyambut puncak Hari Osteoporosis Nasional pada tanggal 20 Oktober di Hotel Mandarin, Jl. MH Thamrin, Jakarta, Rabu (27/10/2004), menyatakan penelitian di Jakarta pada 2002 dari 100.000 responden sebanyak 29 persen menderita penyakit ini. Masyarakat Indonesia, lanjut menkes, baru mengkonsumsi kalsium sebanyak 254 miligram per hari sedang standar internasional 1.000 sampai 1.500 miligram per hari."Indonesia juga terancam osteoporosis karena pada 2005 nanti Indonesia menduduki peringkat keempat negeri dengan jumlah penduduk usia terbanyak setelah Cina, Amerika Serikat, dan India, yakni sebanyak 18,4 persen," katanya.Peringatan Hari Osteoporosis Nasional ini uga dimeriahkan dengan pembagian paket susu berkalsium di Bundaran Hotel Indonesia dan di depan Hotel Nikko oleh artis-artis ibukota, seperti Titik Puspa, Connie Sutedja, Minati Atmanegara, finalis Indonesian Idol, dan Warna.
(gtp/)










































