Tinggalkan Basra, Pasukan Inggris Dikerahkan ke Baghdad
Rabu, 27 Okt 2004 15:53 WIB
Jakarta - Inggris mulai mengerahkan sekitar 800 personel Black Watch-nya menuju ibukota Baghdad dari pangkalan mereka di Irak selatan. Demikian disampaikan militer Inggris, hari Rabu ini.Pejabat militer Inggris, Letkol. James Cowan mengatakan, pasukan Inggris meninggalkan kota Basra di Irak selatan menuju sebuah pangkalan di Hillah, sekitar 60 mil sebelah selatan Baghdad. Mereka disertai sekitar 40 Marinir AS, ujarnya."Pasukan Inggris telah mulai bergerak pagi ini menuju utara Hillah. Mereka akan ditempatkan di daerah itu dan akan menerima tugas untuk memelihara keamanan di sana," tukas Cowan seperti dilansir kantor berita Associated Press, Rabu (27/10/2004).Hampir 800 pasukan Inggris itu dikerahkan ke Baghdad untuk menggantikan pasukan AS yang akan diterjunkan dalam operasi ofensif melawan gerilyawan di sebelah barat dan utara Baghdad. Langkah ini merupakan bagian dari upaya koalisi untuk menciptakan keamanan di Irak menjelang pemilihan umum pada Januari 2005 mendatang.Militer AS telah meminta Inggris untuk melanjutkan tanggung jawab pengamanan di daerah-daerah dekat Baghdad. Sehingga pasukan AS bisa dialihkan ke daerah-daerah basis perjuangan sebelah barat Baghdad, termasuk kota Fallujah.Keputusan PM Tony Blair yang menyetujui permintaan AS itu telah menimbulkan kemarahan anggota-anggota parlemen Inggris. Alasannya, dikhawatirkan akan timbul peningkatan korban jiwa di pihak pasukan Inggris. Selama ini sekitar 8.500 prajurit Inggris ditempatkan di sekitar kota Basra, Irak selatan, daerah yang relatif aman di Irak.Sejak invasi pimpinan AS ke Irak dilancarkan Maret lalu, sudah 68 tentara Inggris yang tewas di negeri bekas rezim Saddam Hussein itu. Jumlah yang relatif lebih kecil dibandingkan pasukan AS yang telah kehilangan lebih dari 1.000 personelnya.
(ita/)











































