Damainya Pesta Demokrasi di Kamboja

Laporan dari Phnom Penh

Damainya Pesta Demokrasi di Kamboja

- detikNews
Sabtu, 27 Jul 2013 23:17 WIB
Jakarta - Ada yang menarik dari pemilu di Kamboja. Pemilu yang diikuti oleh delapan partai politik ini berlangsung damai, meskipun kampanye mereka berdekatan harinya. Bahkan sempat ada, satu kota yang diisi kampanye dua partai.

Hal ini terlihat kontras dengan kondisi pemilu terutama pemilukada di Indonesia. Beberapa waktu terakhir, pilkada di Indonesia diwarnai dengan aksi kekerasan seperti yang terjadi di Pilwalkot Poso dan Palembang.

"Kita yakin kalau pemilu Kamboja besok berlangsung aman dan lancar, alasannya mereka berani mengadakan rally kampanye secara berdekatan," kata Ketua Centrtis Asia Pasific Democrats International (CAPDI) Jusuf Kalla, di Phnom Penh, Kamboja, Sabtu (27/5/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Capdi merupakan organisasi yang bergerak mengawasi sistem politik dan memantau pemilu di berbagai negara. Selain Capdi, organisasi lainnya yang ikut memantau pemilu di sini adalah International Conference of Asian Political Party (ICAAP).

Meskipun partai oposisi setempat sempat melontarkan beberapa dugaan kecurangan, seperti suara pemilih yang dihilangkan dan penyalahgunaan fasilitas pemerintah. Tetapi di sini suasana politik tampak hangat.

"Selain itu banyak observer-observer internasional yang mereka ajak kesini," terangnya.

Meski demikian, JK tidak bisa memastikan apakah pemilu ini bebas dari kecurangan. Bagi JK, walaupun ditemukan kecurangan, haruslah diselesaikan secara hukum. Bukan dengan tindakan anarkis seperti yang terjadi di beberapa Pilkada di Indonesia.

Pemungutan suara di Kamboja sendiri berlangsung besok. Sebanyak delapan partai akan merebutkan ratusan kursi di parlemen.

(rvk/jor)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads