"Saya kira tidak perlu kita tanggapi. Ngapain kita tanggapi survei macam-macam? Ada yang bilang tinggi, ada yang bilang rendah. Tidak usah kita tanggapi," cetus Ical di Kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta, Jumat (26/7/2013).
Ical menyatakan hal tersebut usai menghadiri acara peringatan Nuzulul Qur'an Partai Golkar. Hadir juga Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin beserta sejumlah petinggi Golkar. Mulai dari Wakil Ketua Fadel Muhammad, Ketua DPP Hajriyanto Y Tohari, dan Ketua Dewan Pertimbangan Akbar Tandjung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Survei lain yang bilang saya tinggi juga ada kan? Banyak, lebih banyak daripada survei yang bilang saya rendah. Tidak usah merasa kuat dan tidak usah merasa lemah. Yang penting kerja dan kerja saja," ujarnya.
Ical tampak yakin akan kesuksesan pencapresan dirinya. Lalu siapa yang akan mendampingi dirinya sebagai cawapres?
"Nanti setelah kita tahu bagaimana posisi Golkar dalam Pemilu (Legislatif) yang akan datang, nanti kita akan tentukan apakah perlu koalisi dalam menentukan cawapres ataukah kita bisa menentukan sendiri," pungkasnya.
Berikut hasil survei SSSG tentang tokoh terpopuler 2013 yang dirilis Rabu (24/7) kemarin:
1. Joko Widodo 25,48%
2. Prabowo 10,52%
3. M Jusuf Kalla 5,69%
4. Aburizal Bakrie 4,23%
5. Dahlan Iskan 4,14%
6. Mahfud MD 2,72%
7. Megawati 2,68%
8. Wiranto 1,18%
9. Hidayat Nurwahid 1,02%
10. Hatta Rajasa 0,81%
11. Chairul Tanjung 0,53%
12. Surya Paloh 0,33%
13. Sri Sultan HB x 0,33%
14. Pramono Edi Wibowo 0,12%
15. Sri Mulyani 0,2%
16. Ani Yudhoyono 0,2%
Adapun yang memilih tokoh lainnya sebanyak 37,87 persen, dan yang tidak menjawab yakni 1,95 persen.
(dnu/mok)











































