Rumah tersebut ditinggali Djodi Supratman, pegawai Mahkamah Agung (MA) dicokok KPK. Djodi yang bertempat tinggal di daerah Bambu Apus, Cipayung tidak dikenal akrab oleh para tetangganya. Dia hanya terlihat pada hari Minggu ketika ke gereja bersama keluarganya.
"Enggak tahu saya. Dia kalau ke gereja doang tuh hari minggu keluarnya," ujar ibu Nisin, tetangga sebelah rumah Djodi, pada detikcom, ketika ditemui di depan rumahnya, Jumat (26/7/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini juga dibenarkan oleh Ketua Rt 14/03, Nali Raisan, tempat Djodi bermukim. Dia berujar bahwa keluarga Djodi juga jarang terlihat di acara-acara warga seperti arisan.
"Enggak pernah. Paling kalau kerja bakti, cuma ngasih ya sumbangan lah sekedar kopi," beber Nali saat ditemui di rumahnya.
Nali bercerita Djodi pindah ke rumahnya itu sekitar lima tahun yang lalu. Saat itu kondisi rumah bercat coklat muda itu baru setengah jadi.
"Itu dulu masih setengah jadi. Ya dia renov lah itu rumah. Tapi dalemnya juga enggak mewah-mewah amat," cerita Nali.
Nali juga berujar, Djodi punya sebuah mobil dan sebuah motor. Tapi karena akses jalan ke rumahnya sempit, mobil itu diparkir di area depan gang dengan cara kontrak.
"Xenia lama lah, 2005. Sama Supra deh Supra Fit kalau enggak salah," tutur Nali.
Djodi tinggal di rumah itu dengan istrinya, Martha dan kelima anak perempuannya. Anak perempuan tertuanya berusia sekitar 17 tahun, sementara yang paling bungsu baru sekitar 2 tahun.
(asp/asp)










































