Jalan Menyempit Menuju Lohbener

Jalur Mudik Pantura

Jalan Menyempit Menuju Lohbener

- detikNews
Rabu, 27 Okt 2004 14:50 WIB
Indramayu - Perjalanan menuju Lohbener, Indramayu, bisa menjadi perjalanan yang penuh dengan kehati-hatian. Pasalnya, selain ada penyempitan jalan, juga tetap ditemui sejumlah pasar tumpah. Penyempitan jalan ini terjadi seusai Pondok Pesantren Darussalam sampai Jl. Raya Kiajaran, Lohbener, Indramayu. Panjangnya cukup jauh, sekitar 15 km. Selain ada penyempitan jalan, kondisi fisik jalannya juga tidak bagus, tidak rata. Karena itu, pemudik harus ekstra hati-hati. Sepanjang penyempitan jalan ini, juga perlu waspada, karena ada juga titik-titik kemacetan. Misalnya di pasar Kandang Haur, Jl. Raya Bulak, Kandang Haur, Indramayu. Aktivitas masyarakat di pasar ini cukup ramai. Apalagi nanti menjelang Lebaran. Hal ini berpotensi menimbulkan kemacetan, apalagi di dekat pasar ada jalan menikung. Selain pasar Kandang Haur, pemudik juga akan menemui keramaian pasar Sinom. Sama dengan pasar lain, di titik ini juga rawan terjadi kemacetan. Setelah lolos Pasar Sinom, pemudik akan sedikit bernapas lega, karena menemui jalan yang mulus kembali, tepatnya setelah masuk di Jl. Raya Kiajaran, Lohbener. Selain jalan mulus, di jalur itu juga dibuat pembatas untuk memisahkan kendaraan yang berlawanan arah. Namun, ini hanya terjadi sepanjang 6 km. Selanjutnya, ada kemungkinan pemudik akan menemui kegiatan-kegiatan perbaikan jalan, yang bisa menghambat laju kendaraan. Saat detikcom melewati jalan ini, Senin (25/10/2004), tampak masih banyak perbaikan di sana-sini. Misalnya, ada kegiatan pembangunan dua bundaran dari kedua arah yang berlawanan. Selain itu, juga terjadi kegiatan pembongkaran jalan di Jl. Kiajaran Wetan,Indramayu, yang menyebabkan penyempitan jalan sepanjang 1 km. Berdasarkan informasi yang didapatkan detikcom, proses pembongkaran ini belum selesai sampai hari raya Idul Fitri nanti. Wah!Sesampai di Jl. Raya Lohbener, para pemudik akan menemukan kembali penyempitan jalan yang luar biasa. Penyempitan jalan ini akan ditemui sampai Jl. Raya Kongsi Jaya, Widasari, Indramayu, yang panjangnya mencapai sekitar 10 km. Kondisi sepanjang jalan ini cukup memprihatinkan. Pasalnya, volume kendaraan yang begitu besar hanya diakomodir oleh dua ruas jalan untuk dua arah yang berlawanan. Kondisi fisik jalan pun tidak cukup baik, karena permukaannya tidak rata, bergelombang dan tepat sebelah kiri jalan terdapat sungai. Keadaan ini diperparah dengan banyaknya pedagang oleh-oleh khas Indramayu seperti mangga, kerupuk dan lain sebagainya.Jangan Lewatkan Foto:* Awas, Pasar Tumpah* Jalan Pantura Berbenah* Fly Over Pamanukan Mulus (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads