Buntut Bentrok Polisi di Jateng, Para Komandan akan Dievaluasi

Buntut Bentrok Polisi di Jateng, Para Komandan akan Dievaluasi

- detikNews
Jumat, 26 Jul 2013 16:38 WIB
Jakarta - Wakil Kapolri Komjen Nanan Sukarna melihat ada kelemahan dalam sistem pendidikan bintara kepolisian. Termasuk dalam upaya membentuk kepribadian para personelnya.

"Kita butuh polisi yang terdidik, dari keluarga saja 17 tahun sedangkan kami hanya 7 bulan mendidik mereka," kata Nanan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (26/7/2013).

Jenderal bintang tiga yang akan mengakhiri massa tugasnya per 1 Agustus 2013 ini menolak bila alasan keterbatasan waktu mendidik para bintara tersebut dijadikan kendala pihaknya dalam membentuk karakter seorang personel kepolisian yang dibutuhkan masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu bukan ngeles, tapi ya itu lah," ujarnya.

Berdasarkan perhitungan pihaknya, sekolah seorang bintara di Sekolah Polisi Nasional (SPN) seharusnya 11 bulan. Rentang waktu tersebut pernah diajukan kepolisian namun ditolak, akhirnya Polri menetapkan sekolah untuk para bintara selama 7 bulan.

"Kita maunya sebelas bulan, tapi tidak ada anggarannya," kata Nanan.

Selain itu, peran pimpinan kesatuan atau komandan personel, ujar Nanan, memiliki peranan penting dalam membentuk karakter para personelnya.

"Kita akan evaluasi komandan-komandan Samapta, Brimob," kata Nanan.

(ahy/lh)


Berita Terkait