Hatta Rajasa Dikabarkan Minta Mundur selaku Sekjen PAN

Hatta Rajasa Dikabarkan Minta Mundur selaku Sekjen PAN

- detikNews
Rabu, 27 Okt 2004 14:26 WIB
Jakarta - Menteri Perhubungan Hatta Rajasa memenuhi komitmennya untuk bersedia mundur dari partai. Sekjen DPP PAN ini disebutkan sudah mengirimkan surat pengunduran diri kepada Ketua umum PAN Amien Rais kemarin sore, Selasa (26/10/2004).Informasi ini disampaikan orang dekat Amien Rais usai diskusi "Tadjid Gerakan Muhammadiyah untuk Pencerahan" di kantor PP Muhammadiyah, Jl. Menteng Raya, Jakarta, Rabu (27/10/2004).Namun, menurut sumber tersebut, Amien keberatan. Sebab Kongres PAN tinggal sebentar lagi, yakni Februari 2005, dan Hatta harus memberi pertanggungjawaban selaku Sekjen. "Kenapa harus mundur sekarang," begitu sumber itu mengutip Amien.Ketua DPP PAN AM Fatwa, yang ditemui wartawan pada kesempatan yang sama, menyatakan belum tahu tentang surat pengunduran diri Hatta Rajasa. "Saya sudah baca di koran Hatta akan meninggalkan jabatan di partai. Saya belum lihat itu. Apa ada suratnya?" tukasnya.Secara prinsip Fatwa menyatakan setuju jika pejabat eksekutif meninggalkan jabatan di partai. Namun terkait mundurnya Hatta, Fatwa juga meminta agar dipertimbangkan bahwa masa jabatanya tinggal sebentar lagi. "Itu kan tinggal sebentar."Dijelaskan Fatwa, dalam rapat pleno terakhir DPP PAN memang sudah diwacanakan agar pengurus partai yang menjadi menteri untuk mundur dari jabatan di partai. "Tapi yang di legislatif itu kan ujung tombak partai jadi seyogyanya masih memungkinkan."Menurut Fatwa, dua tahun lalu sudah ada permintaan dari MPP PAN agar Hatta Rajasa mundur sebagai sekjen karena dia menjadi menteri di kabinet Mega. Sebab sekjen merupakan jabatan fungsional yang melayani secara umum ke dalam dan ke luar partai sehingga sulit dirangkap-rangkap.Ketika ditanya kapan permohonan mundur Hatta akan diputuskan, Fatwa menyatakan itu akan diputuskan dalam rapat partai. "Tapi sebenarnya bisa juga dia mengajukan permohonan terus selesai. Itu tergantung dari dia," katanya. (gtp/)


Berita Terkait