Cegah Antraks, 560 Ribu Sapi di Sulsel akan Divaksin
Rabu, 27 Okt 2004 14:11 WIB
Makassar - Dinas Peternakan Sulsel mengantisipasi wabah antraks agar tidak menyebar di provinsi itu. Bentuk antisipasinya dengan melakukan vaksinasi terhadap 560 ribu ekor sapi.Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Peternakan Sulsel, Amir Hamid ketika dihubungi via telepon, Rabu (27/10/2004). Vaksinasi terhadap 560 ribu sapi atau 80 persen dari jumlah populasi yang ada di Sulsel ini akan dilakukan secara bertahap. Sekadar diketahui, jumlah populasi sapi di Sulsel sekitar 700 ribu sapi.Bukan hanya sapi, 80 persen kerbau dan kambing yang ada di Sulsel juga akan menjadi target vaksinasi. Jumlah populasi kerbau di Sulsel berkisar 300 ribu ekor, sedangkan untuk kambing 400 ribu ekor.Pencegahan tidak hanya dilakukan dengan vaksinasi saja. "Kami juga akan memperketat pengawasan terhadap perdagangan hewan antarpulau," ujar Amir. Pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan terhadap hewan potong menjelang Hari Raya Idul Fitri nanti.Sekadar diketahui, wabah antraks juga seringkali terjadi di Kabupaten Bone, Sulsel. Wabah pertama kali menyerang di Bone pada tahun 1989. Pada saat itu terjadi 132 kasus. Menyusul pada tahun 1991, wabah anthraks kembali menyerang. Muncul 103 kasus. Terakhir pada tahun 2000, kasus antraks sekitar 14 kasus.
(nrl/)











































