"Nanti kita akan rapatkan di internal DPP Golkar," kata Waketum Golkar Fadel Muhammad, kepada detikcom, Rabu (24//2013).
Pokok persoalannya, seperti yang diungkap politikus PDIP Dedi Gumelar alias Miing, adalah pembagian tugas yang tidak proporsional. Fadel tak ingin persoalan ini berlarut-larut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara akar masalah coba diselesaikan, Fadel berharap Rano bersabar. Tak perlu mundur karena bisa menyakiti perasaan warga Banten.
"Ya sudah bagus nasihat Ibu Mega agar bersabar, saya kira tidak perlu mundur," tegas Fadel.
Kabar keretakan hubungan Ratu Atut dan Rano Karno disampaikan oleh politisi PDIP Dedi Gumilar yang akrab disapa Miing. Miing menyampaikan bahwa Rano pernah mengutarakan keinginannya untuk mundur dari posisi wagub Banten.
Keinginan itu dipicu beberapa hal, mulai dari pembagian tugas yang tak proporsional, tak ada akses Rano kepda media hingga isu suksesi 2017 di Banten yang menjadi kekhawatiran sang pemilik trah Banten, Ratu Atut. Namun Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melarang Rano mundur, Si Doel pun masih bertahan di jabatannya sampai saat ini.
Ratu Atut sendiri telah bicara banyak. Dia menampik keretakan dengan Rano dan mengklaim sudah membagi tugas secara proporsional sesuai Undang-undang. Dia juga sudah memastikan Rano tak jadi mundur dari posisi Wagub Banten.
(van/nrl)











































