Rumor Keretakan Atut-Rano Akan Dibahas di Rapat DPP Golkar

Rumor Keretakan Atut-Rano Akan Dibahas di Rapat DPP Golkar

- detikNews
Rabu, 24 Jul 2013 18:14 WIB
Rumor Keretakan Atut-Rano Akan Dibahas di Rapat DPP Golkar
Rano Karno
Jakarta - Isu keretakan Gubernur Banten Ratut Atut Chosiyah dan Wagub Rano Karno mengemuka. Bahkan Rano sempat berencana mundur, DPP Golkar akan menggelar rapat mencari solusi.

"Nanti kita akan rapatkan di internal DPP Golkar," kata Waketum Golkar Fadel Muhammad, kepada detikcom, Rabu (24//2013).

Pokok persoalannya, seperti yang diungkap politikus PDIP Dedi Gumelar alias Miing, adalah pembagian tugas yang tidak proporsional. Fadel tak ingin persoalan ini berlarut-larut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau pengalaman saya dulu, saya memberikan otoritas yang sama ke wakil gubernur sehingga mereka sibuk," kata Fadel yang juga mantan Gubernur Gorontalo ini.

Sementara akar masalah coba diselesaikan, Fadel berharap Rano bersabar. Tak perlu mundur karena bisa menyakiti perasaan warga Banten.

"Ya sudah bagus nasihat Ibu Mega agar bersabar, saya kira tidak perlu mundur," tegas Fadel.

Kabar keretakan hubungan Ratu Atut dan Rano Karno disampaikan oleh politisi PDIP Dedi Gumilar yang akrab disapa Miing. Miing menyampaikan bahwa Rano pernah mengutarakan keinginannya untuk mundur dari posisi wagub Banten.

Keinginan itu dipicu beberapa hal, mulai dari pembagian tugas yang tak proporsional, tak ada akses Rano kepda media hingga isu suksesi 2017 di Banten yang menjadi kekhawatiran sang pemilik trah Banten, Ratu Atut. Namun Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melarang Rano mundur, Si Doel pun masih bertahan di jabatannya sampai saat ini.

Ratu Atut sendiri telah bicara banyak. Dia menampik keretakan dengan Rano dan mengklaim sudah membagi tugas secara proporsional sesuai Undang-undang. Dia juga sudah memastikan Rano tak jadi mundur dari posisi Wagub Banten.


(van/nrl)


Berita Terkait