"Sudah ada palang pintunya, tapi masih manual dan mengandalkan warga sekitar untuk pengoperasiannya. Kami pemudik himbau untuk berhati-hati," kata Kapolresta Tegal AKBP Darmawan S kepada detikcom, Selasa (23/07/2013).
Untuk mencegah terjadinya kecelakaan di lintasan rawan kecelakaan tersebut, telah dipasang spanduk himbauan dan peringatan. Polresta Tegal juga menerjunkan anggotanya ke lokasi untuk berkoordinasi dengan Linmas dan warga setempat.
Untuk arus mudik tahun ini, Polresta Tegal menerjunkan 250 orang personil. Selama ini Tegal merupakan kota paling rawan kecelakaan saat mudik karena posisinya yang tengah merupakan tempat kelelahan melanda pengemudi jarak jauh.
(lh/lh)











































