"Dahlan Iskan kan follow KRL Mania di Twitter. Dia sudah tahu," ujar Nurcahyo, moderator KRL Mania, ketika dihubungi detikcom, Selasa (23/7/2013). KRL Mania adalah komunitas pelanggan KRL.
Menurut Cahyo, Dahlan menginginkan KRL berpenumpang 1,2 juta orang/hari, tidak ada penumpang di atap KRL, dan rangkaian KRL terdiri dari 10 gerbong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cahyo angkat jempol pengelola KRL kini sudah menambah armada sehingga kerap lewat berkali-kali. Namun tetap saja jumlah yang ada masih kurang menampung penumpang pada jam sibuk kerja yakni pagi pukul 05.30 WIB-07.00 WIB dan sore pada pukul 16.00 WIB-17.00 WIB.
"Apalagi dengan tarif progresif sekarang tambah penuh. Kalau di luar peak hour masih bisa masuk (ke kereta)," tutur Cahyo.
Sejak diberlakukan tarif progresif dan tiket eletronik pada 1 Juli lalu, jumlah penumpang CL membeludak. Ongkos CL Rp 2.000 untuk 5 stasiun pertama dan Rp 500 untuk stasiun berikutnya.
Dahlan Iskan juga sudah mencoba diam-diam CL pada hari diberlakukannya tarif murah tersebut.
(nik/nrl)











































