Perampok Bank Mandiri Rp 1,9 M Diperkirakan 8 Orang
Selasa, 26 Okt 2004 22:26 WIB
Medan - Pengejaran terhadap para tersangka pelaku perampokan Bank Mandiri cabang pembantu Kota Pinang, Kabupaten Labuhan Batu, Sumut sebesar Rp 1,9 miliar masih belum menunjukkan hasil. Diperkirakan pelaku berjumlah 8 orang.Polisi yang dikerahkan berasal dari berbagai satuan termasuk dari Brimob daerah Sumut. Keterangan yang diperoleh detikcom, polisi yang terutama berasal dari Polres Tapanuli Selatan dan Polres Labuhan Batu dibantu Brimob masih melakukan pencarian di Hutan Nabundong, Tapanuli Selatan, lokasi para pelaku melarikan diri."Kita perkirakan pelaku berjumlah 8 orang," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Bambang Prihadhy kepada wartawan di kantornya jalan Medan-Tanjung Morawa, Selasa (26/10/2004).Perkiraan tersangka pelaku yang berjumlah 8 orang ini, menurut dia, berdasarkan keterangan para saksi yang telah diminta keterangan oleh polisi. Semula tersangka diduga berjumlah 6 orang saat melakukan aksinya pada Senin 25 Oktober 2004.Sementara tersangka M Munir Haz warga Lhokseumawe Aceh berusia 22 tahun, hingga kini masih diperiksa di Polres Tapanuli Selatan. Sejauh ini belum diperoleh keterangan mengenai hasil pemeriksaan terhadap tersangka yang di dalam kawasan perampok ini bertugas sebagai sopir.Dari Kota Pinang diperoleh keterangan, kantor pelayanan Bank Mandiri Kota Pinang akan menutup pelayanan setidaknya hingga Rabu 27 Oktober 2004."Selama dua hari ini pelayanan akan ditiadakan di sini untuk kepentingan penyelidikan polisi," kata Kepala Cabang Pembangtu Bank Mandiri Kota Pinang Puji Martono.Menurut dia, pelayanan sementara dialihkan ke kantor cabang Bank Mandiri Rantau Prapat, ibukota Kabupaten Labuhan Batu.Sedangkan kondisi Sarmuddin, tukang becak yang menjadi korban penembakan para perampok di bagian ketiaknya, saat ini masih dirawat di RSU Rantau Prapat, 22 km dari Medan.
(sss/)











































