Di Yogya, Tiket KA Jurusan Jakarta Ludes

Di Yogya, Tiket KA Jurusan Jakarta Ludes

- detikNews
Selasa, 26 Okt 2004 19:02 WIB
Yogyakarta - Semua tiket arus balik kereta api (KA) kelas eksekutif maupun bus jurusan Jakarta dan Bandung hingga hari ini sudah habis terjual. Tiket yang sudah habis terjual di Yogyakarta ini adalah tiket H+4 hingga H+8."Semua tiket untuk arus balik lebaran terutama tujuan Jakarta untuk kelas eksekutif tanggal 19-23 November 2004 sudah habis terjual," kata Kepala Humas Daerah Operasional (Daops) VI PT KAI M Bashori kepada wartawan di kantornya jalan Lempuyangan Yogyakarta, Selasa (26/10/2004).Untuk mengantisipasi membludaknya penumpang lebaran, PT KAI telah menyiapkan empat KA Lebaran. Keempat KA Lebaran tersebut terdiri dari KA eksekutif Argo Lawu Lebaran, KA bisnis Senja Lebaran, KA ekonomi Progo Lebaran dan KA ekonomi Bengawan Lebaran.Untuk KA Argo Lawu dan Senja Lebaran diberangkat dari Stasiun Tugu, sedangkan KA Progo dan Bengawan diberangkatkan dari Stasiun Lempuyangan.. "Masing-masing kereta akan membawa delapan gerbong, jam keberangkatan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi," kata Bashori.Untuk menambahkan kapsitas jumlah penumpang, lanjut dia, PT KAI akan memaksimalkan daya angkut KA reguler yang selama ini beroperasi. Kalau biasanya, satu loko hanya mengangkut delapan gerbong. Selama Lebaran, semua KA regular akan dimaksimalkan hingga 10 gerbong penumpang.Dituturkan Bashori, untuk menjaga keamanan angkutan selama Lebaran, pihaknya akan menerjunkan tim keamanan khusus. Setiap satu gerbong KA nanti akan dijaga oleh empat petugas, yang terdiri dari dua polisi, satu polsus KA, dan satu petugas DLLAJR.Berdasarkan pantauan detikcom di loket pemesanan tiket KA eksekutif, banyak dijumpai calon penumpang KA yang kecewa karena tidak kebagian tiket. Meski harus antre sejak pagi hari pukul 05.30 WIB, namun ketika loket dibuka, mereka tidak dapat tiket karena habis."Saya antre tiket sejak pukul 05.30 WIB untuk anak saya karena mau balik ke Jakarta, tapi sudah habis. Padahal nomor antrean saya 156," keluh Isdiyanto warga Tegalrejo Yogyakarta. (sss/)


Berita Terkait