Surat Kabar Inggris Minta Maaf atas Kalimat 'Bunuh Bush'
Selasa, 26 Okt 2004 17:20 WIB
Jakarta - Hati-hati dengan tulisan Anda. Surat kabar terkemuka Inggris, The Guardian menyampaikan permintaan maaf atas salah satu artikelnya yang berlebihan. Pasalnya, kalimat akhir dalam tulisan itu seolah menyerukan pembunuhan Presiden AS George W Bush. "John Wilkes-Booth, Lee Harvey Oswald, John Hinckley Jr, dimana kalian saat kami membutuhkan?" demikian bunyi potongan tulisan oleh Charlie Brooker.Kedua orang yang disebut namanya lebih dulu di atas itu adalah pembunuh mantan presiden AS Abraham Lincoln dan John F Kennedy. Sementara John Hinckley Jr adalah orang yang pernah melukai mantan presiden AS Ronald Reagan lewat tembakannya.The Guardian minta maaf atas kalimat yang disebutnya sebagai "kurang ajar" itu. Demikian seperti dilansir BBC, Selasa (26/10/2004). Media besar tersebut menyatakan bahwa pihaknya menyesalkan komentar Brooker yang "kurang ajar dan tidak pantas" tersebut. Namun diimbuhkan bahwa kalimat akhir dari artikel tersebut dimaksudkan sebagai "lelucon ironis, bukan seruan untuk bertindak terhadap George W Bush." "Dia (Charlie Brooker) yakin bahwa para pembaca setia kolomnya yang humoris akan memaklumi itu," demikian tulis koran Inggris itu dalam bagian koreksinya, Senin (25/10/2004).
(ita/)











































