Empat orang polisi yang sedang bertugas itu adala Aiptu Feri Mulyana, Briptu Solihin, Briptu Zul Jailani dan Brigpol Romandos Sihole. Tidak lama sebelum bom meledak, mereka baru saja tiba dari patroli rutin.
"Kami duduk di dalam dan tiba-tiba 'duarr...'. Ada nyala api, asap dan bau belerang. Kami langsung tiarap," ujar seorang polisi yang enggan menyebut namanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah itu identifikasi. Kami pikir ledakan itu dari petasan. Tapi tidak lama datang dua pengojeg membawa tutup panci yang katanya terlempar dari kantor," sambungnya.
Di titik terjadinya ledakan ditemukan panci berisi mesiu, paku ripet, timah. Di sekitarnya ditemukan ponsel dan detonatornya.
Sementara itu, Kapolsek Rajapolah AKP Junaidi, mengatakan, para anggota Polisi yang bertugas sempat melakukan identifikasi. Bahkan dari para saksi yang melihat kejadian itu, sempat melihat dua orang naik motor Yamaha Mio warna merah.
"Mereka berjaket hitam. Satu orang tinggi dan satu orang kurus, wajahnya ditutupi helm," kata Junaidi.
(lh/lh)










































