Jalur Mudik Pantura
Awas, Pasar Tumpah!
Selasa, 26 Okt 2004 13:28 WIB
Subang - Memasuki kawasan Sukamandi ke arah Pamanukan, Subang, pemudik mulai perlu waspada. Soalnya, pemudik akan menemui sejumlah pasar di pinggir jalan yang bisa menimbulkan kemacetan. Huh, pasar tumpah!Pasar pertama yang ditemui adalah Pasar Sukamandi. Sampai Senin (25/19/2004), di pasar ini masih dilakukan berbagai kegiatan pembangunan. Pasar ini tengah direnovasi. Sampai sekarang, pembangunan baru mencapai 80 persen. Bila beberapa hari menjelang Lebaran, pembangunan pasar ini belum selesai, tentu akan menambah parahnya kemacetan. Pasalnya, di pasar ini sejumlah faktor telah menjadi langganan pembuat macet. Antara lain, banyaknya arus lalu lalang becak dan sepeda yang melewati perempatan di dekat Pasar Sukamandi. Hal ini tentu menghambat laju kendaraan yang melalui jalan tersebut. Faktor lain, seringnya tukang ojek yang berebut penumpang bus yang turun di pasar itu. Selama ini, sopir bus juga tidak disiplin, karena sering menurunkan penumpangnya bukan di tepi jalan, tapi di ruas jalan. Hal-hal itulah yang mengakibatkan kemacetan di sekitar Pasar Sukamandi ini. Sebenarnya, di Pasar Sukamandi ini terdapat perempatan yang juga digunakansebagai jalur alternatif ke arah selatan yaitu menuju Subang. Tapi, pengalihan arus dari titik ini jarang dilakukan. Menurut anggota unit Polisi Jalan Raya (PJR) Polisi Daerah Jawa Barat, Rusdi, kemacetan di daerah ini pada musim mudik tahun lalu luar biasa. "Pada tahun lalu puncak kemacetan terjadi pada H-3 dan H-2 dan bersumber dari lokasi ini sampai ke daerah Patokbesi, sepanjang 10 km," kata dia. Setelah bebas dari Pasar Sukamandi, pemudik juga harus mewaspadai pasar berikutnya, yaitu Pasar Ciasem, Subang. Pasalnya, pada Lebaran tahun lalu, daerah ini merupakan titik kemacetan yang parah. Dan pada musim mudik tahun ini, hal ini akan tetap terulang, karena sampai sekarang belum ada upaya perbaikan sarana di tempat ini. Petugas PJR Polda Jabar, Dadang, saat ditemui di pos PJR, Pamanukan, mengakui hal ini. "Pada lebaran tahun lalu terjadi kemacetan yang disebabkan oleh padatnya aktivitas di pasar Ciasem. Kemacetan tersebut terjadi pada H-2 yang mencapai kurang lebih 15 km dari Pasar Ciasem sampai perempatan Pamanukan," kata dia.
(asy/)











































