"Kalau sekarang masih membuka lomba jingle dan logo Pemilu. Kalau untuk maskot, kira-kira apa ya?" tanya Ketua KPU Husni Kamil Manik kepada wartawan saat rehat rapat dengan DPR di Jakarta, Rabu (17/7/2013).
Belum para wartawan menjawab, Husni Kamil meneruskan ucapannya. "Kenapa ya kalau maskot itu selalu diambil dari binatang. Kalau tumbuhan bagaimana?" ucapnya memotong pembicaraanya sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia berkisah, saat KPUD Jawa Tengah mengambil maskot Pilkada dengan karakter wayang Gatotkaca, Wagub Rustriningsih sempat protes. "Kata Bu Rustri, itu logonya bias gender," tukas Husni Kamil.
Adakah usulan yang tepat untuk memecah kebingungan Pak Ketua?
(Ari/lh)











































