Wapres Harap Malaysia Cari Cara yang Baik Pulangkan TKI
Selasa, 26 Okt 2004 12:20 WIB
Jakarta - Wapres Jusuf Kalla meminta Malaysia untuk mencari cara yang baik untuk memulangkan ratusan ribu TKI dalam waktu dekat."Jangan lupa, yang butuh Malaysia, kalau semua TKI pulang ke Indonesia, ekonomi Malaysia akan mengalami kesulitan juga. Karena itu harus ada kerjasama yang baik. Kan ada MoU. Dibutuhkan penyelesaian yang baik. Ada langkah-langkah penyelesaian di Malaysia," urai Jusuf Kalla saat dimintai komentar soal TKI usai menerima peserta kursus reguler angkatan KRA XXXVII Lemhannas di Istana Wapres, Jl.Medan Merdeka Selatan, Jakpus, Selasa (26/10/2004).Seperti diketahui, lebih dari 160.000 tenaga kerja Indonesia ilegal diperkirakan akan mudik menjelang Lebaran, pertengahan bulan depan. Kesempatan mudik digunakan tenaga kerja Indonesia ilegal menyusul adanya pengumuman Pemerintah Malaysia tentang amnesti (pengampunan) yang memungkinkan mereka meninggalkan Malaysia tanpa dikenai denda atau hukuman.Kalla menuturkan, para TKI itu tidak diusir tapi mudik saja. "Yang kembali itu memang mau kembali. Kebiasaan kita menjelang Lebaran, itu bukan diusir. Bisa saja mereka TKI biasa, sama dengan Anda mudik. Yang ilegal, (dipulangkan) Januari (tahun depan), karena itu sedang diatur pembicaraan bagaimana penyelesaian dengan baik," papar Kalla.Pemerintah berusaha mengatur arus mudik maupun pemulangan TKI ilegal dengan baik. "Kita usahakan bahwa TKI.. jangan lupa saling membutuhkan. Malaysia butuh tenaga kerja, orang Indonesia butuh kerjaan. Sebenarnya saling membutuhkan. Hanya masalah administrasi teknis saja yang harus diperbaiki, yaitu harus lebih dilegalkan," ungkapnya.
(nrl/)











































