Protes Pemberitaan, Massa KNPI Demo Harian Radar Sulteng
Selasa, 26 Okt 2004 11:19 WIB
Palu - Sekitar 100 pemuda dari sejumlah organisasi kepemudaan di bawah payung Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) berunjuk rasa di kantor redaksi Harian Radar Sulteng, Jl. Yos Sudarso, Palu Timur, Sulawesi Tengah, Selasa (26/10/2004).Massa memprotes berita yang menyebutkan KNPI Donggala menghalang-halangi penyidikan kasus korupsi yang melibatkan delapan anggota DPRD Donggala dan delapan mantan anggota DPRD Donggala.Massa pemuda itu memulai aksinya dari Taman GOR di depan DPRD Kota Palu. Mereka kemudian naik truk dan berhenti di depan Markas Komando Angkatan Laut, lalu berjalan menuju kantor Harian Radar Sulteng yang berjarak sekitar 200 meter.Massa langsung memasuki halaman dalam kantor harian terbesar di Sulteng itu dan membacakan pernyataan sikap yang intinya memprotes pemberitaan yang dianggap menyudutkan KNPI Donggala tersebut.Sepuluh orang perwakilan massa kemudian diterima Pemimpin Redaksi Radar Sulteng Kamil Badrun yang juga Ketua PWI Sulteng. Dalam pertemuan itu perwakilan massa membantah pemberitaan bahwa KNPI Donggala meminta Kejaksaan Tinggi Sulteng menghentikan penyidikan kasus korupsi APBD di Donggala.Kamil Badrun menanggapi dengan menyatakan jika berita itu dianggap tidak benar maka mereka bisa mengajukan hak jawab. Dan jika itu dianggap pencemaran nama baik, Kamil menyatakan siap menghadapi gugatan hukum.Untuk diketahui tiga pekan lalu beberapa pengurus KNPI Donggala mendatangi Kejati Sulteng dan meminta penyidikan kasus korupsi itu dihentikan. Sejak itu Radar Sulteng memuat sejumlah berita yang berisi komentar sejumlah kalangan yang menyesalkan sikap KNPI Donggala itu.Saat demonstran menggelar aksi, di halaman Radar Sulteng juga tampak para tukang ojek dan masyarakat yang mendukung Radar Sulteng. Tapi tidak terjadi insiden karena aksi ini diamankan satu peleton Satuan Perintis Polresta Palu.Unjuk rasa yang digelar sejak pukul 09.00 WITA ini berakhir tiga kemudian. Selama itu aktivitas keredaksian di Radar Sulteng sempat terhenti.
(gtp/)











































