"Keris itu dianggap bukan aset yang harus disita," ujar juru bicara KPK, Johan Budi di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (17/7/2013).
Menurut KPK, nilai material keris sulit untuk ditaksir. Hanya orang tertentu saja yang mau membeli dengan harga sangat tinggi.
Sebelumnya dalam persidangan di pengadilan Tipikor kemarin, salah seorang kolega Djoko Susilo, Indra Jaya Hariadi mengaku pernah menjual 16 keris ke mantan Kakorlantas itu seharga Rp 1,6 miliar. Djoko membayarnya dengan satu unit rumah di pesona Kayangan, Depok.
Indra Jaya juga mengungkapkan, pada tahun 1999, Irjen Djoko pernah menjual tiga keris pusakanya ke warga negara Jerman. Ketiga keris itu dihargai 680 ribu euro.
Irjen Djoko Susilo diketahui gemar menjalani ritual untuk mendapatkan kesaktian dan mengumpulkan beberapa benda pusaka termasuk keris. Menurut Djoko, keris-keris koleksinya itu mempunyai berbagai fungsi, salah satunya untuk memikat wanita.
"Kalau tidak ada itu (keris) ya nggak bisa punya tiga istri," ujar Djoko Susilo.
(kha/trq)











































