Ini Kata Novi Soal HP dan Cincin Berliannya yang Hilang

Ini Kata Novi Soal HP dan Cincin Berliannya yang Hilang

- detikNews
Selasa, 16 Jul 2013 17:17 WIB
Ini Kata Novi Soal HP dan Cincin Berliannya yang Hilang
Jakarta - Kuasa hukum Novi Amilia, Rangga Lukita, menyebut sejumlah handphone dan barang berharga kliennya disita oleh BNN. Namun BNN membantah menyita barang-barang tersebut. Keterangan terbaru, Novi mengatakan dua ponselnya hilang di kamar kos.

"Iya BB saya hilang dua, sama cincin berlian. Nggak tahu, bangun bangun udah nggak ada. Tinggal HP saya yang iPhone 5 aja yang ada," kata Novi kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jl S Parman, Jakarta Barat, Selasa (16/7/2013).

Novi mengaku tak tahu siapa yang mengambil barang-barang mewahnya itu. Dia juga belum bertanya ke BNN yang sempat memeriksanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nggak, belum nanya. Ya udahlah udah diikhlasin," ujar perempuan bertato ini.

Rangga menyebut peristiwa hilangnya barang-barang Novi terjadi pada Senin (1/7) lalu. Saat itu Novi dibawa ke BNN pada sore hari. Seorang petugas BNN meminta kunci kamar kosnya. Oknum tersebut beralasan pihaknya adalah BNN yang hendak mengambil pakaiannya.

Rangga mengklaim barang yang diambil oknum itu yakni 1 Blackberry Dakota, 1 Blackberry Torch, 1 Iphone5, 1 dompet yang berisi 5 ATM, dan surat tanah.

"Padahal itu barang-barang yang sama sekali tidak ada sangkut paut dengan perkara Novi. Sampai sekarang Novi masih di RSKO, tidak ada masalah hukum, namun aset klien ditahan oleh oknum tersebut," jelas Rangga dalam konfrensi pers di kantornya, Jl Haji Naman No 7, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Rabu (10/7/2013).

BNN membantah menyita barang-barang Novi. BNN hanya memberi saran agar Novi dirawat di RSKO.

"Tidak ada (menyita), apa hubungannya? Kami kan tidak menangani kasusnya," kata Kabag Humas BNN Sumirat Dwiyanto saat dihubungi detikcom, Kamis (11/7/2013).

Ia menjelaskan setelah model seksi tersebut mengamuk di daerah Mampang, kasus Novi ditangani Polres Jakarta Selatan. "Kasusnya ditangani Polres, bukan kami," tegasnya.

(trq/nrl)


Berita Terkait