"Dari Yogya mengajukan Sultan HB X, Jatim mengajukan Mahfud MD, lalu ada yang usul Pramono Edhie Wibowo, Joko Widodo, ada juga Prabowo Subianto dan Puan Maharani," kata Sekjen Golkar Idrus Marham kepada detikcom, Rabu (17/6/2013).
Namun sampai saat ini usulan tersebut sedang dibahas di internal Golkar. Keputusan tentang siapa cawapres yang akan ditunjuk, diputuskan setelah Pileg.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai saat ini Golkar juga terus berupaya mendongkrak elektabilitas Ical. Sampai saat ini elektabilitas Ical di sejumlah survei masih di urutan 3, di bawah Prabowo Subianto dan Jokowi.
"Saling berurutan dengan perbedaan tipis dengan Prabowo, Ibu Mega, dan Jokowi," kata Idrus membocorkan hasil survei internal Golkar menyangkut elektabilitas Ical.
(van/nrl)











































