Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. "Benar. Saat ini kelima tersangka masih diinterogasi penyidik," kata Rikwanto saat dihubungi wartawan, Senin (15/7/2013).
Rikwanto mengatakan lima pelaku yang ditangkap ini berjenis kelamin laki-laki. Sementara pelaku lainnya yang masih buron berjenis kelamin perempuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kawanan perampok ini melarikan uang Rp 260 juta. Kejahatan tersebut dilakukan dengan modus pura-pura menukarkan uang ke sebuah money changer yang beroperasi di Kemang, Jakarta Selatan.
Hal ini terjadi pada Jumat (12/7) pukul 11.30 WIB. Saat itu, 2 orang pegawai money changer bernama Jimmy dan Fuk mengantarkan uang ke Hotel Aston kamar 308.
Korban bernama Fuk kepada polisi menuturkan, setibanya mereka di kamar 308, seorang perempuan membukakan pintu dan menyuruh keduanya masuk. Di dalam kamar sudah ada 5 orang laki-laki yang langsung menyergap mereka dengan obat bius hingga korban tidak sadarkan diri.
Setelah itu, para pelaku mengikat tangan dan kaki serta melakban mulut korban. Korban Jimmy diletakkan di dalam kamar, dan Fuk dibaringkan di ruang tamu kamar tersebut.
Satu jam setelah itu, Fuk akhirnya tersadar. Tanpa sepengetahuan kawanan tersebut, dia berusaha melepaskan diri dan kabur dari kamar itu. Butuh satu jam baginya untuk melepaskan diri.
"Dia segera berlari ke bawah dan melaporkan kejadian itu ke sekuriti yang akhirnya diteruskan ke Polsek Setiabudi," tutur Kanit Polsek Setiabudi AKP Riftajudin, Jumat (12/7) lalu.
Akhirnya petugas langsung mengejar ke lokasi kejadian. Akan tetapi, kawanan tersebut telah kabur dengan membawa uang tunai ratusan juta dan meninggalkan Jimmy yang masih terikat di dalam kamar.
(mei/vid)










































