"Track record capres yang diduga pernah melakukan pelanggaran HAM memang tidak untuk dipilih. Dan masyarakat cenderung memilih sipil daripada militer," kata Direktur Program Imparsial, Al Araf, di Galleri Kafe, Jl Cikini Raya, Jakarta, Minggu (14/7/2013).
Al Araf menekankan, masyarakat tidak boleh lupa pada peristiwa pelanggaran HAM masa lalu. Dirinya menyebut peristiwa reformasi 1997-1998. Saat itu banyak aktivis yang tiba-tiba tak diketahui rimbanya hingga kini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam rilis hasil riset Intrans (Institute for Transformation Studies) disebut, tokoh militer Prabowo Subianto dan Wiranto tak menempati posisi tiga besar. Seperti biasa, posisi pertama masih ditempati oleh Joko Widodo alias Jokowi Gubernur DKI.
Berikut adalah sejumlah nama capres yang mengemuka dalam diskusi, termasuk kategori yang ditentukan sendiri oleh responden lewat diskusi.
1. Kategori merakyat: Jokowi, Megawati, Jusuf Kalla
2. Keberpihakan kepada rakyat: Jokowi, Jusuf Kalla, Megawati
3. Track record bersih: Jokowi, Mahfud MD, Jusuf Kalla
4. Kewibawaan: Prabowo, Wiranto, Jokowi
5. Kecepatan kerja: Jokowi, Jusuf Kalla, Mahfud MD
6. Sikap aspiratif komunikatif: Jokowi, Aburizal Bakrie, Jusuf Kalla
7. Ketegasan citra: Prabowo, Jokowi, Mahfud MD
8. Keberanian sikap: Jokowi, Prabowo, Surya Paloh
(bil/ahy)











































