"Kajian ini menunjukkan bahwa Al Qurβan mendorong umatnya untuk melestarikan dan membudidayakan atau mengolah produksi perikanan baik yang berasal dari sungai maupun laut," ujar Cicip dalam siaran pers yang diterima detikcom, Sabtu (13/4/2013).
Dia juga mengatakan selain ikan-ikan untuk disantap potensi sumber daya kelautan adalah ikan-ikan hias yang hidup di air tawar dan air laut.
Sharif menjelaskan negara Indonesia memiliki lautan yang sangat luas, bahkan luasnya mengalahkan daratan. Untuk itu dia berharap agar para nelayan mengelola sumber daya di sektor ini dengan baik.
"Kita harus mengelola, memanfaatkan dan memelihara kelestarian alam ini dengan sebaik-baiknya serta diharapkan mampu memproduksi sumberdaya ikan guna memenuhi kebutuhan pangan dan gizi umat manusia,β
katanya.
(rvk/slm)











































